Artikel al-khat wa qawaidul imla " Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis dengan Menggunakan Buku Al-Arabiyyah Baina Yadaik Jilid 3
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS DENGAN
MENGGUNAKAN BUKU AL-ARABIYAH BAINA YADAIK JILID 3, Pada Mahasiswa Jurusan
Pendidikan Bahasa Arab IAIN SULTAN AMAI GORONTALO
Nisa Uswatun Hasanah
Siti Nurfadilah Sumba
Abstrak, Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui keterampilan
menulis pada mahasiswa jurusan pendidikan bahasa arab di IAIN Sultan Amai
Gorontalo dengan menggunakan panduan Buku Al-Arabiyah Baina Yadaik jilid 3 dan
untuk mengatahui apakah metode ini Efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis
Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab di IAIN Sultan Amai Gorontalo. Jika dilihat
Rata-rata mahasiswa Bahasa arab masih ada yang memiliki basic berbahasa arab
yang kurang baik, namun meskipun demikian bisa pula menghasilkan output yang
kompetitif. Sehingganya yang menjadi pembahasan pokok dalam penelitian ini
adalah output (hasil) berupa tulisan yang sesuai dengan kaidah penilisan Bahasa
Arab. Oleh karena itu data yang
diperoleh dari para responden dan informan lebih banyak menggunakan
teknik dan metode pengumpulan data lapangan. Hasilnya ditemukan beberapa faktor
antara lain tema yang disajikan dalam buku tersebut sangat familiar, dirancang
sesuai dengan kurikulum yang berkembang, durasi pembelajaran yang efektif,
dosen yang memiliki kualifikasi dan kompetensi bahasa arab yang baik, lingkungan kampus yang kondusif,
serta didukung aspek-aspek administratif yang disajikan dalam bahasa arab. Penulis
mengkaji penelitian ini menggunakan metode kualitatif disetiap aktifitas kerja,
konsep-konsep kerja maupun hal-hal lain yang berhubungsn dengan proses
oembelajaran tersebut. Penelitian ini memfokuskan kajiannya pada pembelajaran
sore untuk mahasiswa semester 1 dan 2 tahun ajaran akademik 2019/20120. Subyek
dan informan dari penelitian ini meliputi penegelola dalam hal ini yaitu
Anggota HMJ, Dosen, dan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Tahun Akademik
2019/2020. Hasilnya masih banyak ditemukan mahasiswa yang masih lambat dan kaku
dalam menulis bahasa arab. Oleh karena itu dengan menggunakan buku Baina Yadaik
jilid 3 ini, sekiranya akan membantu meningkatkan kemampuan menulis Mahasiswa
Pendidikan Bahasa Arab.
Keyword: Al-Arabiyah Baina Yadaika, Buku ABY
jilid3, Keterampilan, Bahasa arab
التجريد
تهدف هذه الدراسة إلى تحديد مهارت الكتابة لدى طلاب تعليم اللغة العربية في
السطان آمي غورنتالو باستخدام العربية بين يديك المجلد ٣ ومعرفة ما إذا كانت هذه الطريقة فعالة في زيادة القدرة على
الكتابة لدى طلاب التربية العربية في السلطان آمي غورنتالو. إذا نظرت إلى متوسط طلاب اللغة العربية الذين لديهم لغة
عربية أساسية ليست جسدة، ولكن حتى مع ذلك يمكتهم أيضا إنتاج مجرجات تنافسية. بحيث
تكون المناقشة الرئيسية في هذه الدراسة هي المخرجات (النتائج) في شكل كتابة وفقا
لقواعد الكتابة باللغة العربية. وبالتالي فإن البيانات التي تم الحصول عليها من
المجيبين والمخبرين تستخدم في الغالب تقنيات وطرق جمع البيانات الميدانية. وجدت
النتائج عدة عوامل بما في ذلك الموضوع المقدم في الكتاب مألوف للغاية، تم تصميمه
وفقا لمنا هج متطورة، ومدة تعلم فعالة، ومحا ضرين لديهم مؤهلات وكفاءات جيدة في
اللغة العربية، وبيئة جا معية مواتية، ومدعومة بجوانب إدارية تقدم باللغة العربية.
يفحص المؤلف هذا البحث باستخدام الأساليب النوعية في كل نشاط عمل ومفاهيم العمل
ومسائل أخرى تتعلق بعملية التعلم. تركز هذه الدراسة في دراستها على التعلم بعد الظهر لطلاب الفصل الدراسي لأول
والثاني للعام الدراسي٢۰٢۰\٢۰١٩ . تشمل المواد والمخبرين في هذه
الدراسة المديرين في هذه الحالة أعضاء قسم رابطة الطلاب والحاضرين وطلاب قسم اللغة
العربية. لذلك، فإن استخدام كتاب العربية بينا يديكان، المجلد ٣، سيساعد على تحسين القدرة
الكتابية لطالب البهاسا العربي.
الكلمات الدليلية: العربية
بينا يديكان، كتاب العربية بينا يادكان، المهارت، الطلاب
A.
PENDAHULUAN
Bahasa
merupakan alat ilmu pengatahuan dan kebudayaan manusia yang paling tinggi.
Keteramoilan behasa melibatkan otak kiri bawah untuk fungsi kecepatan bahasa
dan menggunakan otak kanan bagian bawah untuk membarikan makna psikologi
komunikasi.
Suatu kehormatan bagi bahasa arab karena
Allah swt telah memilihnya menjadi bahasa kitab suci Al-Quran dan pada akhirnya
menjadi alat komunikasi antara tuhan dan hamba-Nya dalam kegiatan ibadah, doa
dan acara spiritual lainnya.
Sejak bahasa
arab yang tertuang didalam Al-Quran didengungkan hingga kini, semua pengamat
bahasa baik barat maupun timur khususnya muslim arab menganggapnya sebagai
bahasa yang memiliki standar ketinggian dan keelokan linguistik yang tiada
bandingannya. Dan karena ia merupakan bahasa kitab suci dan tutunan agama umat
muslim sedunia, maka tentu saja ia merupakan bahasa yang paling besar
signifikasinya bagi ratusan juta umat muslim di dunia ini, baik yang
berkebangsaan arab maupun non Arab[1].
Pemakaian bahasa arab sebagai salah satu bahasa resmi di PBB menjadikan bahasa
arab sebagai salah satu alat komunikasi yang lazim dalm hubungan diplomsi
internasional.
Didisinilah
pengatahuan terhadap bahasa arab memegang peran snagat penting guna lebih
memahami ajaran-ajaran agama islam sekaligus sebagai alat untuk berinteraksi
secara sosial, ekonomi, budaya maupun politik dalam percaturan dunia global.
Khususnya di perguruan tinggi agama, penguasaan bahasa arab adalah mutlak
diperlukan. Kegunaan bahasa arab bagi kelancaran tugas belajar dan mengajar
ilmu-ilmu agama sangat jelas di samping kegunaannya dalam mengembangkan dan
memperdalam ilmu pengetahuan serta untuk berkomunikasi secara internasional
terutama dengan pemakai bahasa arab itu sendiri.
Menurut
Azhar Arsyad, orang menguasai bahasa arab akan sangat mudah untuk mengajar
semua cabang ilmu agama. Sebaliknya, alumni perguruan tinggi agama yang
kemampuan bahasa arabnya snagat minim akan tidak efektif dalam melaksanakan
tugasnya sebagai pengajar ilmu-ilmu agama.[2]
Karena itu
jika seseorang ingin efektif dan efisien dalam belajar khususnya diperguruan tinggi agama, maka
penguasaan bahasa arab adalah mutlak diperlukan.
Permasalahan
yang terjadi adalah belum adanya sampai saat ini metode yang benar-benar telah
teruji efektif dan efisien dalam mengajarkan bahasa arab bagi non-arab.
Disamping itu, buku-nuku tentang metodologi pembelajaran bahasa arab masih
sangat minim dan sulit dijumpai di toko-toko buku bahkan di perpustakaan perguruan
tinggi agama sekalipun.
Proses
pembelajaran keterampilan menulis bukanlah berbeda-beda sesuia dengan metode
pembelajaran yang digunakan. Pada tiap-tiap proses pembalajaran suatu
keterampilan maka didalamnya tidak terlepas dari kesulitan atau problematika,
sehingga hal tersebut bisa menghambat suatu proses.
Dalam
konteks indonesia, metode pengajaran bahsa arab tampak dalam banyak sisi masih
merujuk kepada hal-hal yang justru mempersulit orang indonesia sendiri
mempelajri bahasa Arab. Sebab metode yang dikembangkannya masih tradisional
yang bergantung pada pengajaran kaidah-kaidah gramatikal bahasa arab seperti nahwu dan sharaf .
Silsilah Al-A’rabiyah
Baina Yadaik memiliki ciri umum sebagai berikut: pertama, silsilah bertujuan
kemampuan tersebut meliputi kemampuan bahasa, kemampuan komunikasi, dan
kemampuan budaya.
Maka disusunlah berbagai macam kitab dan
silsilah pangajaran bahasa arab untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa jurusan
pendidikan bahasa arab kitab Al-Arabiyah Baina Yadaik jilid3 adalah sebuah buku pembelajaran bahasa
arab yang paling modern. Kitab ini disusun dengna sistematika pembelajaran yang
terbaik sehingga memudahkan setiap orang untuk mempelajari dan memahami bahasa
arab. Silsilah bertujuan untuk membuat seorang pelajar menguasai dan
meningkatkan keterampilan menulis dengan menggunakan buku Al-Arabiyah Baina
Yadaik Jilid 3[3].Penggunaan
buku ajar yang memuat aspek-aspek budaya arab. Sehingga buku ajar Al-Arabiyah
Baina Yadaik sangat membantu dan
memudahkan mahasiswa untuk belajar bahasa arab dan untuk meningkatkan mahasiswa
dalam menulis bahasa arab yang benar. Dengan demikian, buku ajar ini sebagai
solusi kreatif mempelajari budaya arab serta mengkaji lebih dalam lagi tentang
buku Al-Arabiyah Baina Yadaika.
Berhasilnya pembelajaran bahasa arab dapat dilihat dari berapa bagus
hasil evaluasi yang diperoleh mahasiswa pendidikan bahasa arab agar mencapai
tujuan belajar. Buku Al-‘Arabiyah Baina Yadaik Jilid 3 sebagai buku yang
dianggap sesuai dengan buku panduan untuk memperdalam pembelajaran bahasa arab,
khususnya dalam meningkatakan keterampilan menulis. Upaya untuk meningkatkan
kemampuan menulis Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab dengan menggunakan buku
Al-Baina Yadaikan jilid 3 dilakukan di Kampus IAIN Sultan Amai Gorontalo. Input mahasiswa yang mengikuti proses
pembelajaran sore tidak tidak dilakukan seleksi yang ketat. Hal ini dilakukan
karena sebagian besar mahasiswa yang mengikuti program pembelajaran sore ini
tidak memiliki dasar-dasar bahasa arab dengan baik. Namun bisa menghasilkan
output yang kompetitif.
Silsilah Al-Arabiyah Baina Yadaik memiliki ciri umum sebagai berikut: pertama,
silsilah bertujuan kemampuan tersebut meliputi kemampuan bahasa, kemampuan
komunikasi, dan kemampuan budaya.
Kemampuan individu dari pembelajaran sangat berbeda-beda, ada yang lebih
unggul dari segi mahir tapi lemah dibagian yang lain.
B.
PEMBAHASAN
1.
Anatomi
Buku Al-Arabiyyah Baina Yadaika
Perkembangan
kajian bahasa aarab yang tinggi, telah melahirkan berbagai macam kitab dan
silsilah pengajaran Bahasa arab untuk memenuhi kebutuhan proses pembelajaran
bahasa arab. Salah satu buku yang menghadirkan metode dan pembelajaran Bahasa
arab adalah Al-Arabiyyah Baina Yadaika.
Silsilah Al-Arabiyyah
Baina Yadaika setidaknya telah memberikan warna tersendiri dalam
proses pengembangan Bahasa Arab di Indonesia. Silsilah Al-Arabiyyah Baina
Yadaika memiliki ciri-ciri umum sebagai berikut: Pertama, silsilah
bertujuan membuat seorang peserta pembelajaran dapat menguasai tiga kemampuan
sekaligus, kemampuan tersebut meliputi kemampuan bahasa, kemampuan komunikasi
dan kemampuan budaya.
Buku Al-Arabiyyah
Baina Yadaika dirancang dan diarahkan untuk segmantasi pembelajaran
dewaasa, baik melalui pembelajaran secara sistematik-kolektif melalui lembaga
pendidikan formal, maupun pembelajaran secara personal atau mandiri. Keduanya
bisa dilakukan dengan menggunakan buku Al-Arabiyyah Baina Yadaika.[4]
2.
Upaya
Meningkatkan Keterampilan Menulis Dengan Menggunakan Buku Al-Arabiyyah Baina
Yadaika Jilid 3
Menulis
merupakan salah satu keterampilan berbahasa, yang memebutuhkan keterampilan dan
wawasan yang luas, dan motivasi yang kuat untuk dapat melakukannya. Menulis
merupakan suatu upaya untuk mengungkapkan suatu kreatifitas atau keterampilan
berbahsa yang memiliki tingkat kesulitan yang lebih di banding dengan
keterampilan berbahasa yang lain.
Menulis
adalah mengungkapkan lafadz bahasa lisan dalam bentuk tulisan diatas kertas
dengan beberapa bentuk huruf yang saling terkait secara sistematis dimana
bentuk-bentuk huruf ini merupakan wujud dari bahasa lisan. Menulis memiliki
tujuan untuk mengungkapkan fikiran pendapat dan perasaan penulis kepada orang
lain dan merupakan salah satu bentuk komunikasi.
Dalam
literature lain, menulis ialah melahirkan pikiran atau gagasan (seperti
mengarang, membuat suarat) dengan tulisan. Sebagaimana dikutip oleh Hargrove
dan Potect, menulis merupakan penggamabaran visual tentang pikiran, perasaan
dan ide dengan menggunakan simbol-simbol sistem bahasa penulisnya untuk
keperluan komunikasi atau mencatat. Menurut taringan menulis dan melukiskan
lambang-lambang grafis dari bahasa yang dipahami oleh penulisnya maupun orang
lain yang menggunakan bahasa yang sama dengan penulis tersebut.
Dari
beberapa definisi diatas, dapat disimpulkan bahwa menulis adalah proses
mengungkapakan gagasan, pikiran dan perasaan dalam bentuk tulisan.
Menurut
Ibrahim M.Atha sebagai alat yang penting bagi mahasiswa untuk dapat memahami
materi pembelajaran dari dosen maupun guru berupa alat komunikasi antara masa
sekarang, masa lalu maupun masa yang akan datang.
Menulis
adalah bagian yang sangat penting untuk meneruskan peradaban dan mengembangkan
teknologi dan untuk meningkatkan keterampilan menulis untuk mahasiswa jurusan
bahasas arab.
Menulis
merupakan salah satu keterampilan berbahasa, yang membutuhkan keterampilan
wawasan yang luas, dan motivasi yang kuat untuk dapat melakukannya dan juga
dapat meningkatkan kreativitas. Untuk meningkatkan motivasi keterampilan
menulis dan mendorong agar mahasiswa mempu menulis Al-Arabiyyah Baina
Yadaika dengan benar[5]
Buku metode
pembelajaran bahasa Arab Al-ArabIyyah Baina Yadaika mulai diterbitkan
pada tahun 2003 oleh Al-Arabiyah Lil Jami’ suatu komunitas yang
peduli dengan perkembangan bahasa arab, buku ini bertujuan mengasah kemampuan
mahasiswa untuk meningkatkan menulis di buku Al-Arabiyyah Baina Yadaika.
Dalam
penyajiannya, buku Al-Arabiyyah Baina Yadaika menggunakan bahasa arab
yang fasih (baku), tidak menggunakan bahasa amiyah (pasaran), dan tidak
juga menggunakan bahasa perantara sebagai cara yang ideal dalam bahasa.
Aspek-aspek penting yang harus diketahui
dalam isi buku Al-Arabiyyah Baina Yadaika adalah sebagai berikut:
1.
keterpaduan antara
keahlian berbahasa dan unsur-unsurnya
2.
memberikan perhatian pada
sistem suara dalam bahasa arab.
3.
Memperhatikan
perbedaan-perbedaan individu diantara para pelajar.
4.
Menggunakan sistem unit
pelajaran dalam menyampaikan materi.
5.
Menampilakan setiap kosa
kata dalam susunan yang sempurna.
6.
Memperhatikan kemampuan
pengucapan pada tingkat lanjut.
7.
Menyertakan daftar kosa
kata dan ungkapan-ungkapan yang terdapat dalam setiap kitab
8.
Menyertakan latihan
berkala dalam setiap kitab.
9.
Memanfaatkan berbagai
pengalaman khusus dalam menyususn materi-materi pembelajaran bahasa arab
10.
Manampilkan nilai-nilai
budaya denga cara yang menarik.
Dari aspek diatas dapat membantu para
pelajar atau mahasiswa demi meningkatkan penulis buku Al-Arabiyah Baina
Yadaik. Nilai kontribusi terhadap pembelajatan bahasa arab yang terdapat
dalam buku Al-A’rabiyah Baina Yadaik ini nampak pada pilihan topik pembahasan yang
bersifat universal, populer, dan memiliki kedekatan hubungan dengan kebutuhan
belajar kepada mahasiswa. Upaya meningkatakan keterampilan menulis ini, agar
mahasiswa lebih giat dan mempelajari bahsa arab dengan baik agar mahasiswa
mampu menulis dengan menggunakan buku Al-A’rabiyah Baina Yadaik.[6]
Yang dimaksud Al-Khitabah
(tulisan), adlah untuk melatih kemampuan menulis mahasiswa dalam tiap wahdah
Silsilah Al-Arabiyyah Baina Yadaik kemampuan menulis tanpa sepengetahuan
pikiran sadar, dimana mahasiswa mebiasakan dan menulis huruf arab dengan
terpisah sekaligus dengan cara penulisannya, dengan metode menulis dengan
beberapa kata dan ungkapan sederhana. Sangat diperlukan untuk memperhatikan
asas-asas dalam mengembangkan buku ajar bahasa arab terkhusus pada sosial
budaya, ahgar dapat mewujudkan sebuah buku yang baik dan sesuai dengan kondisi
dan keadaan, serta kebahasaan.
Al-Arabiyah Baina Yadaik merupakan
buku ajar bahasa arab yang modern digunakan untuk berbagai tingkatan yang
disusun oleh Dr. Mukhtar At-Thahir Hasin Baina Yadaik pertama kali
diluncurkan hanya memiliki 4 paket buku panduan yang diperuntukan untuk pelajar
dan mahasiswa.
Buku Al-Arabiyah Baina Yadaik bertujuan
untuk memudahkan mahasiswa untuk pembelajaran bahasa arab dalam menguasai tiga
kafaah sebagai berikut :
1.
Kafaah Lughowiyah (kecakapan
bahasa) meliputi empat maharah (kemampuan) yaitu istima’ (mendengarkan), kalam
(berbicara), qoro’ah (membaca), dan kitabah (menulis). Dan taraqib (tata
bahasa). Sedangkan tarakib sendiri dari ilmu nahwu, ilmu shorof, dan kaidah
penulisan.
2.
Kafaah Ats – Tsaqofiyah (kecakapan
budaya), dalam buku ajar ini siswa diberikan pengetahuan mengenai budaya arab
modern yang sesuai dengan prinsip islam.
3.
Kafaah Ittisholiyah (kecakapan
komunikasi) yaitu kemampuan dalam berinteraksi dengan orang sekaligus
mengekspresikan dirinya dalam situasi sosial yang berbeda.
Dari
ketiga kaffah ini yang paling
berperan yakni yang kaffah lughowiyah ada empat maharah salah
satunya maharah kitabah (menulis). Untuk meningkatkan upaya mahasiswa dan
peningkatan menulis dalam buku Al-Arabiyah Baina Yadaika.
Al-Arabiyah Baina Yadaika dapat
mempermudah bagi mahasiswa untuk mempelajari bahasa arab. Selain mudah
mempelajari bahasa arab, mahasiswa juga dapat meningkatakan pengetahuan menulis
apa saja yang terdapat dibuku Al-Arabiyah Baina Yadaika. Penggunaan buku
ini juga sangat dibutuhkan oleh mahasiswa yang ingin belajar behasa arab.
Beberapa kelebihan buku ajar Al-Arabiyah
Baina Yadaika yaitu:
1.
Mengenalkan teori modern
dalam pengajaran bahasa arab
2.
Menggunakan metode yang
mudah dan bertahap
3.
Mengaplikasikannya
4.
Memberikan ujian pilihan
sesuai tingkatan
5.
Melengkapi materi
pendukung
6.
Sesuai untuk tingkatan
sekolah menengah ataupuan perguruan tunggi, baik yang muda maupun yang tua, dan
yang ingin cepat menguasai bahasa arab[7].
Tujuan Pembelajaran Menulis (Kitabah)
Pembelajaran kitabah memiliki beberapa
tujuan antara lain:
1)
Menumbuhkan perhatian para
mahasiswa akan pentingnya mempelajari kemahiran menulis dan pendalamannya;
2)
Menumbuhkan kemampuan
menulis para mahasiswa secara jelas dan cepat difahami;
3)
Mendorong para mahasiswa
untuk menggunakan tulisan sebagai sarana komunikasi sehingga mereka benar-benar
dapat menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari mereka;
4)
Menumbuhkan kemuliaan
manusia melalui tulisannya;
5)
Menumbuhkan keterampilan
menulis untuk mengangkat drajat ekonomi dan sosial kemaasyarakatan;
6)
Menumbuhkan perhatian para
mahasiswa untuk menggunakan tulisan sdbagai sarana untuk mengungkapkan idenya
dan memadukannya dengan fikiran orang lain serta pengalaman mereka[8].
Pembelajaran
khath
a.
Metode
dan teknik Pembelajaran khath
Ada beberapa
tahapan yang dpat dilakukan dalam pembelajaran khath, antara lain yaitu:
1)
Penyampaian meteri (al-‘irdh)
: pelatih memberikan contoh tulisan yang mudah dan berhubungan dengan
kehidupan para siswa dan kegiatannya,
2)
Memperhatikan (mulǎhadzat) : para mahasiswa memperhatikan gerakan tangan guru ketika
menulis memberikan contoh, kemudian menirukan tulisan tersebut sebagai contoh
di buku tulis mahasiswa masing-masing,
3)
Pengarahan dan evaluasi : guru mengarahkan para murid dan para murid mulai
menulis, dengan teratur, bersih dan tidak mengotori tangan dengan tinta.
Kemudian mengarahkan mereka kepada tulisan yang benar dan meminta mereka untuk
membenarkan tulisan yang salah dan terakhir adalah memberikan nilai sebagai
hasil tulisan para murid[9].
Rangkaian
buku silsilah al-Arabiyah Bayna Yadaika
Dalam proses belajar mengajar
al-Arabiyah Baina Yadaika, bahasa yang digunakan adalah bahasa Arab Fushah
(classical Arabic), tidak dianjurkan menggunakan bahasa lain sebagai pengantar
belajar.
Rangkaian
buku Silsilah al-Arabiyah Bayna Yadaika.
Buku silsilah al-Arabiyah
Baina Yadaika terdiri dari beberapa buku beserta perangkat, meliputi:
-
Huruf Al-Arabiyah
-
Buku siswa (1) dua jilid
beserta buku pegangan pengajar (1), bagi kelas pemula,
-
Buku siswa (2) dua jilid
beserta buku pegangan pengajar (2), bagi kelas menengah,
-
Buku siswa (3) dua jilid
beserta buku pegangan pengajar (3), bagi kelas lanjutan,
-
Buku siswa (4) dua jilid
beserta buku pegangan pengajar (4), bagi kelas istimewa,
-
Kamus al-Arabiyah Baina
Yadaika,
-
C.D. rekaman teks materi
pelajaran al-Arabiyah Baina Yadaika.
Arahan-arahan
umum dalam metode pembelajaran al-Arabiyah Baina Yadaika.
Metode
pembelajaran al-Arabiyah Bayna yadaika sebagai salah satu metode paling
mutakhir dalam
pembelajaran bahasa Arab bagi pelajar non Arab, menetapkan arahanarahan
penting yang harus
diperhatikan dalam proses pengajaran al-Arabiyah Bayna
Yadaika , antara lain:
- Integrasi antara
keterampilan bahasa dengan unsur-unsurnya,
- Memperhatikan
aspek fonetik bahasa Arab melalui tahap pengenalan, pembedaan,
dan pengucapan.
- Menerapkan
system garadualisasi dalam penyampaian materi pengajaran.
- Memperhatikan
perbedaan karakter dan kemampuan siswa.
- Keragaman teks
- System latihan
yang variatif dan inovatif,
- Kesesuaian isi
materi dengan tingkat kemampuan sisiwa,
- Melengkapi
kata-kata yang dianggap perlu dengan harakat,
- Menentukan
jumlah kata dan kalimat di setiap bab,
- Menerapkan
system wahdah ta`limiyah (unit pembelajaran) dalam proses belajar,
- Menyajikan tiap
kosa kata dalam berbagai konteks yang sempurnah,
- Menekankan sisi
praktis dalam mengajarkan struktuk pembentukan kalimat pada
tahap awal,
- Menekankan
keahlian komunikasi pada buku 1,
- Menyeimbangkan
antara unsur-unsur bahasa dan keterampilannya.
- Kesesuaian silsilah
(rangkaian) dengan pengajar bahasa Arab,
- Tabulasi
kosa-kosa kata dan kalimat-kalimat baru pada tiap bab,
- Menggunakan
tabulasi struktur kalimat (kaidah bahasa) yang umum,
- Membuat latihan
soal-soal sesuai tahapan-tahapan tiap buku,
- Menyajikan
pemahaman wawasan kebudayaan dengan metode yang menarik,
- Melampirkan
gambar-gambar terutama pada buku 1 dan 2[10]
Metode dan Sistematika Pembelajaran Al-Arabiyah
Baina Yadaika
1. Muatan Buku
al-Arabiyah Bayna Yadaika
Kitab jilid 1 dari
as-Silsilah al-Arabiyah Bayna Yadaika terdiri dari 16 wahdah (unit
pelajaran) dimana
tiap unit tersebut mengandung 9 materi pelajaran inti, yaitu:
1- Al-Hiwar 1
(percakapan 1), mufradat (kosa-kosa kata), dan tadribat (latihanlatihan)
semua termuat
dalam dua halaman. Demikian halnya al-Hiwar 2 dan 3
masing –masing dua
halaman.
2- Latihan
gabungan kosa-kosa kata dan kosa kata tambahan juga termuat dalam dua
halaman.
3- At-Tarakib
An-Nahwiyah (struktur kalimat menurut kaedah nahwa) dan soal-soal
latihan, termuat
dalam 4 halaman,
4- Al-Ashwat (suara)
dan fahmul masmu` (melatih kemampuan mendegar) termuat
dalam 3 halaman,
5- Al-Kalam (ucapan)
dan soal-soal latihan, termuat dalam 3 halaman,
6- Al-Qiraah (bacaan)
dan soal-soal latihan termuat dalam 3 halaman,
7- Al-Kitabah (tulisan)
dan soal-soal latihan termuat dalam 4 halaman.
Sehingga secara
keseluruhan kitab jilid 1 memuat 144 materi pelajaran inti.
2. Uraian Materi
pelajaran:
a. Materi
pelajaran al-Hiwar, tiap wahdah dimulai dengan 3 pelajaran al-hiwar (kecuali
pada wahdah
pertama, terdiri dari 6 pelajaran hiwar –hiwar pendek dimana tiap hiwar
mengandung 6-7
kalimat tanya jawab. Disamping itu tiap hiwar mengandung unsurunsur
pelajaran bahasa
seperti , mufradat, ta`birat/tarakib nahwiyah, serta mengandung
beberapa
pengetahuan terhadap budaya. Materi-materi pelajaran hiwar disesuaikan
dengan hal-hal
yang menjadi perhatian khusus bagi para siswa agar mempermudah
proses belajar
mengajar dan memudahkan siswa untuk berkomunikasi dengan bahasa
Arab.
b. Mufradat (kosa
kata), tiap unit pelajaran mengandung dua jenis kelompok kosa kata:
1. Kosa kata
inti, yaitu semua kosa kata yang termuat dalam al-hiwaraat (teks
percakapan) yang
berjumlah antara 20-30 kosa.Tiap teks percakapan disertai
gambar peraga dan
setelahnya disertai latihan-laithan untuk pemantapan kosa
kata tersebut.
2. Mufradaat
Idhafiyah, yaitu beberapa kosa kata tambahan yang tidak berkaitan
langsung dengan
teks percakapan namun dianggap penting juga diketahui oleh
siswa demi menambah
perbendaharaan kosa kata yang dimilikinya. Adapun
latihan untuk kosa
kata tambahan tersebut dipisahkan pada halaman tersendiri.
Terdapat pula
beberapa kosa kata musanidah yang disebutkan pada tiap wahdah
hanya sebagai
pendukung[11]
C.Kesimpulan
1.
Silsilah
Al-Arabiyyah Baina Yadaika setidaknya telah memberikan warna
tersendiri dalam proses pengembangan Bahasa Arab di Indonesia. Silsilah Al-Arabiyyah
Baina Yadaika memiliki ciri-ciri umum sebagai berikut: Pertama,
silsilah bertujuan membuat seorang peserta pembelajaran dapat menguasai tiga
kemampuan sekaligus, kemampuan tersebut meliputi kemampuan bahasa, kemampuan
komunikasi dan kemampuan budaya.
2.
Al-Arabiyah Baina Yadaik merupakan
buku ajar bahasa arab yang modern digunakan untuk berbagai tingkatan yang
disusun oleh Dr. Mukhtar At-Thahir Hasin Baina Yadaik pertama kali
diluncurkan hanya memiliki 4 paket buku panduan yang diperuntukan untuk pelajar
dan mahasiswa.
Buku Al-Arabiyah Baina Yadaik bertujuan untuk
memudahkan mahasiswa untuk pembelajaran bahasa arab dalam menguasai tiga kafaah
sebagai berikut:
a.
Kafaah Lughowiyah (kecakapan
bahasa)
b.
Kafaah Ats – Tsaqofiyah (kecakapan
budaya)
c.
Kafaah Ittisholiyah (kecakapan
komunikasi)
3.
Arahan-arahan umum dalam
metode pembelajaran al-Arabiyah Bayna Yadaika.
Daftar
Pustaka
Arab, Sastra,
Universitas Islam, Negeri Maulana, and Malik Ibrahim, ‘Buku Ajar Arabiyah Baina
Yadaik Sebagai Solusi Kreatif Mempelajari Budaya Arab Di’, 2019, 436–51
Arabiyah, Kitab Al-, Bayna Yadaika, Kitab Al-arabiya Li, and An-naaysi I N
Jilid, ‘Studi Komparatif Metode Pembelajaran Dan’, Jilid 1, 2016
Arab, Sastra, Universitas
Islam, Negeri Maulana, and Malik Ibrahim, ‘Buku Ajar Arabiyah Baina Yadaik
Sebagai Solusi Kreatif Mempelajari Budaya Arab Di’, 2019, 436–51
Arabiyah, Kitab Al-, Bayna Yadaika, Kitab Al-arabiya Li, and An-naaysi I N
Jilid, ‘Studi Komparatif Metode Pembelajaran Dan’, Jilid 1, 2016
[3] Ummi sakdiah, Kitab Al- Arabiyah and others, ‘Studi Komparatif
Metode Pembelajaran Dan’, Jilid 1, 2016. H. 4.
[6]Abdul Ghofur, Efektivitas dan Efisiensi Pembelajaran Bahasa Arab (studi
Pembelajaran Bahasa Arab Dengan Menggunakan Buku Al-Arabiyyah Baina Yadaika Di
Ma’had Abu Bakar Universitas Muhammadiyah Surakarta), Jurnal Ilmiah
(DIDAKTIKA Agustus 2019, VOL. 20, NO. 1, 113-125) h. 7
Komentar
Posting Komentar